Rabu, 17 Maret 2010

Cemburu

0komentar
Apa sebenarnya yang terjadi? itulah pertanyaan yang terlintas dalam benak saya. saya tidak tahu lagi harus berkata apa, kecuali menulis isi hati dan mencoba untuk dibagi kepada Anda semua. Berikut puisi curahan hati saya:

Cemburu

Hari itu kau ajak diriku ke rumahmu
Kau kenalkan aku dengan teman cowokmu
Kau duduk dekat temanmu
Sedang aku duduk jauh darimu

Ku lihat lebar senyum manismu bersamanya
Kau nikmati pertemuanmu dengan dirinya
Begitu seriusnya kau bercengkrama dengannya
Seakan aku tiada disana

Apakah aku cemburu…?
Inikah rasanya cemburu…?
Sendiriku kecewa, kesal, sedih, dan sakit
Bila memandangmu berdua
Biarkan aku sendiri merana dan terluka

Apakah aku pecemburu sayang…?
Entahlah sanyang….
Tapi itulah yang aku rasakan
Hingga aku pulang
Karena aku pun tak tahan dengan apa yang mengiris perasaanku

PoE

0komentar




Kaulah dewiku
Yang selalu ku puja
Dalam setiap mimpi-mimpi indahku
Dalam setiap ingatku

Pahit kata yang terucap dari manis bibirmu
Adalah madu bagi diriku
Buruk kata yang terungkap dari manis bibirmu
Adalah indah kata indah bagi diriku

Buanlah iba ataupun syarat darimu
Bukanlah cantik ataupun keadaanmu
Itu semua adalah tulus ikhlas cintaku
Dan kulakukan demi yakinku akan cintamu

Karena bagiku didalam bencimu
Ada perhatianbesar untuk diriku
Dalam besarnya perhatian itu
Akan tumbuh benih cinta indahku dari mu
Hingga akhirnya kita akan saling mencintai
Dan selalu mencintai


Malang, 17 Maret 2010

Supian Fausi

Senin, 15 Maret 2010

0komentar
Dapet Dari Bulletin Di Friendster nich… setelah Aku baca agak menyentuh juga, makanya Aku saliin di blog ini..

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur
persahabatan antara lain :

  • Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
  • Ketidakterbukaan
  • Kehilangan kepercayaan
  • Perubahan perasaan antar lawan jenis
  • Ketidaksetiaan.

Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan
oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

Renungkan:
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
“Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita"
 

Soefyan Diary © 2010

PSD to Blogger Templates by OOruc & PSDTheme by PSDThemes